Public  Speaking

Situasi: Saya seorang reporter di salah satu Rubrik tentang kuliner dalam acara Jelang Siang.

Naskah:

Selamat siang, Pemirsa semua. Kembali lagi bersama saya Andini di rubrik Kuliner Jelang Siang. Pada siang yang cerah atau lebih tepatnya panas ini saya dan tim kuliner jelang siang sedang berada di salah satu Kota SURGAnya makanan di Indonesia yaitu Bogor, tepatnya saya berada di daerah Kampus IPB di salah satu spot jajanan terfavorit di sini, warung donat. Untuk mengetahui se favorit apa dan apa keistimewaan dari donat yang dijual di sini, kita langsung tanya-tanya saja pemilik dan pelanggan yang ada di sini ya..

“Selamat siang ibu, Mau donatnya ibu..,ibu saya boleh sekalian tanya-tanya ya bu mengenai donat ibu yang terkenal ini”(tersenyum)

“Ibu sudah berapa lama ya bu berjualan di daerah kampus ini?”

“Ibu setelah saya tadi bertanya dengan para mahasiswa disini, mereka menjawab donat ibu ini termasuk salah satu jajanan terfavorit di sini apa si ibu rahasianya?”

Mencoba donat.

Mmmh..ternyata ketahuan pemirsa kenapa donat disini menjadi favorit, rasa dari donat ini memang enak, lapisan luarnya yang renyah tapi begitu digigit, lapisan dalamnya begitu lembut, manisnya pas. Harganya pun sangat murah pas untuk kantong mahasiswa, untuk donat gula yang saya makan ini anda cukup mengeluarkan kocek Rp 1000, sedangkan bagi anda yang lebih suka manis, disini juga tersedia donat coklat yang rasanya tidak kalah dengan donat gulanya, karena coklatnya double, ada coklat meltnya lalu dilapisi dengan coklat meises. Dengan harga Rp 1500  saja anda sudah dapat kenikmatan donat coklat ini, jadi tunggu apalagi segera catat di catatan anda kalau mampir ke Bogor tepatnya ke Daerah Dramaga jangan lupa mampir ke warung donat ini.

Andini Sekar, Muhaimin Syakir.Dramaga- Bogor

Ini teks praktikum public speakingku…..

Management By Object (MBO)

Tujuan             : Menyelesaikan deadline acara final Duta F EMA.

No Waktu Rencana Kontrol Laporan Kemajuan
1 Minggu, 1 April 2010
  • Rapt Divisi Acara membahas Jadwal Kampanye para calon Duta FEMA 2010
  • Technical Meeting dengan para calon Duta FEMA tentang pelaksanaan Kmapanye seminggu kedepan
  • Bila Radiv tidak terlaksana koordinasi antar anggota divisi melalui handphone.
  • Bila TM tidak terlaksana, TM dilaksanakan besok pagi sebelum para duta kuliah.
  • Keduanya terlaksana
2 Senin, 2 April 2010
  • Pelaksanaan kampanye hari pertama
  • Fixaxi dan memberikan Undangan kepada para Juri Duta FEMA
  • Bila kampanye salah satu calon ada yang tidak terlaksana maka panitia dari divisi acara mengatur ulang jadwal kampanyanya.
  • Bila tidak terlaksana, harus dilakukan keesokan harinya,.
  • Kampanye Terlaksana tetapi memberikan undangan belum terlaksana karena Undangan belum selesai dibuat.
3 Selasa, 3 April 2010
  • Kampanye Duta FEMA hari kedua.
  • Fixaxi kepada MC
  • Bila kampanye salah satu calon ada yang tidak terlaksana maka panitia dari divisi acara mengatur ulang jadwal kampanyanya dan dengan koordinasi yang lebih baik lagi.
  • Bila tidak dapat bertemu langsung,  koordinasi dengan MC dilakukan melalui sms.
  • Keduanya terlaksana
4 Rabu, 4 April 2010
  • Kampanye para calon Duta FEMA hari ke tiga.
  • Fixaxi pengisi acara.
  • Radiv Acara.
  • Bila kampanye salah satu calon ada yang tidak terlaksana maka panitia dari divisi acara mengatur ulang jadwal kampanyanya dan dengan koordinasi yang lebih baik lagi.
  • Bila tidak dapat bertemu langsung,  koordinasi dengan para pengisi acara dilakukan melalui sms.
  • Bila tidak dapat terlaksana, Radiv dilakuakan besok hari.
  • Ketiganya terlaksana
5 Kamis, 5 April 2010
  • Kampanye Duta FEMA hari ke empat.
  • TM dengan Peserta.
  • Bila kampanye salah satu calon ada yang tidak terlaksana maka panitia dari divisi acara mengatur ulang jadwal kampanyanya dan dengan koordinasi yang lebih baik lagi.
  • Bila tidak terlaksana, TM harus dilakukan sebelum tanggal 9 Mei.
  • Keduanya terlaksana

PUBLIC SPEAKING FOR SUCCESS



Public Speaking sesungguhnya dicirikhaskan dengan adanya rasa gugup, karena ada suatu tanggung jawab tertentu saat bicara didepan khalayak ramai. Rasa gugup tersebut dapat diredakan dengan empat hal yang harus diikuti dalam praktek public speaking. Pertama adalah harus ada kemauan yang kuat dan tekun, karena dengan kemauan yang kuat maka pencapaian yang didapatpun maksimal. Kedua adalah ketahui secara menyeluruh topik yang akan dibicarakan, jangan sampai timbul rasa tidak nyaman saat mengahadapi audiens karena ketidaktahuan ini. Ketiga, percaya diri. Berdirilah tegak, dan tatap audiens langsung kearah mata mereka dan mulai berbicara dengan percaya diri. Jangan sekalipun melakukan gerakan yang menunjukkan tanda kegugupan. Terakhir dan terpenting adalah beratih, perasaan takut merupakan akibat dari kurangnya kepercayaan diri, kurangnya kepercayaan diri disebabkan karena kurangnya pengalaman. Oleh karena itu dengan berlatih dapat diperoleh pengalaman berhasil dan rasa takutpun menghilang.

Dalam berpidato, jangan pernah berusaha menyiapkan diri hanya dalam waktu 30 menit, karena suatu pidato haruslah tumbuh. Pilih topik secara baik, kumpulkan lebih banyak materi dari yang bisa digunakan, pahamilah, pikirkanlah dengan gagasan-gagasan yang ada dan diskusikanlah dengan para sahabat atau orang terdekat mengenai topik perbincangan. Pembicara harus menguasai secara menyeluruh saat masalah tersebut diungkapkan.Berbicara yang baik, harus dipetakan. Buatlah rencana-rencana sebelum mulai berbicara atau berpidato, hal ini dilakukan agar saat berpidato dapat diketahui apa-apa saja yang harus dilakuakan. Hindari  membaca teks pidato pada saat anda berbicara didepan khalayak umum, audiens tidak tertarik dengan suatu pidato yang bernada membaca. Manfaatkan daya ingat ketika berpidato. Mengingat dapat dilakukan dengan tiga cara: pilih hal yang berkesan, pengulangan dan di asosiasikan dengan fakta lain yang berkaitan. Dalam berpidato kulitas suara dan pemilihan kata juga harus diperhatikan, jangan sampai perhatian audiens teralihkan karena suara anda tidak terdengar hindari pula kata-kata musang seperti “bagi saya”. Tersenyumlah pada audiens, jangan berdiri di balik furniture seperti meja atau kursi. Pidato harus dibuka dengan awal yang menarik, jangan dibuat terlalu formal. Selain itu pidato juga harus ditutup dengan baik, seperti dengan cara meringkas berdasarkan poin penting, mintalah untuk bertindak, berikan pujian tulus pada audiens, kutip sebuah polisi dan ciptakan klimaks.

Suatu pidato atau presentasi yang baik adalah apabila pembicara mampu memenangkan perhatian audiensnya, hal ini dapat dilakukan dengan cara membangkitkan rasa ingin tahu mereka, berpakaian yang menarik, bicarakan poin-poinnya saja dan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Jika berpidato dalam kelompok kecil jangan berdiri diatas panggung, turunlah dan sejajar dengan audiens. Jadikanlah ceramah anda intim , informal dan bercakap-cakap.